Thursday, January 7, 2010

Hasil Psikotest

Sekolah gue mengadakan psikotes waktu itu. Dan hasilnya baruuu saja keluar dan sukses bikin gue tercengang. Wanna see it? Here it is.

Tipe Kepribadian : Koleris
Adalah tipe seseorang yang sangat berorientasi menjadi pemimpin dalam hal apa saja. Orang tipe ini mempunyai ambisi, gairah, dan energi untuk menjadi lebih dominan diantara orang lain di sekitarnya. Dia juga sangat aktif menyelesaikan masalah dan tantangan, namun punya sifat negatif mudah marah dan tidak sabaran <= ini bener gue banget.
Banyak orang militer dan pemimpin populer mempunyai tipe kepribadian ini. <= ini juga gue banget! =P

Kebutuhan Emosional Dasar : Dominan, Memimpin, Mengatur/mengontrol, Independen.


Ini pendahuluannya aja udah cocok tuh ama gue. Hihii


Kekuatan Utama :
Aktif dan dinamis, punya keinginan yang kuat, percaya diri, pekerja keras, Goal-oriented (kemampuan menguasai apa saja secara cepat), proaktif, dapat memutuskan secara cepat, berbakat alami menjadi pemimpin, bertanggung jawab, mampu melihat permasalahan yang rumit.


Widiiih, kalo ini mah cocok semuaaa! Hohohoho

Kelemahan Utama :
Kurang menghargai/toleransi kepada orang lain, cepat marah dan perkataannya cenderung kasar (it's definitely not me!), bossy, tidak sabar (=)), one man show (kurang pendelegasian tugas kepada orang lain), kurang peka perasaannya (gue banget!), kurang perhatian pada detail pekerjaan (dianggap tidak penting), menuntut orang lain bekerja dengan cara dia, sulit mengakui kelemahan atau kesalahannya, kurang bisa menunjukkan kasih sayang dan kelembutannya (betul sekali! akyu kan sangaaat lembut, ngga keliatan ajah. =P), sekedar mencari hasil akhirnya saja sehingga proses atau cara kerja tidak dipedulikannya.


Well, setelah diliat-liat, kok kayaknya banyakan kelemahannya ya daripada kekuatan? HAhahaha

Penyebab Stress : Sesuatu menjadi sulit dikontrol, orang lain tidak menjalankan caranya, harus menjalankan keputusan orang lain (terutama yang tidak sejalan dengan keputusannya, dilangkahi wewenangnya, disepelekan perannya.

Reaksi terhadap Stress : Marah-marah, bekerja lebih keras, meningkatkan kendali/kontrol, membatasi ruang gerak lawannya, menyingkirkan orang yang bersalah/mengambat dirinya (astaghfirullaaah, kagak mungkin lah gue beginii).

Orang yang Disukai : Patuh, mendukung dia, bersemangat, dapat bekerja sama dengan cepat dengan dia, melihat sesuatu dengan sudut pandangnya.

Orang yang Tidak Disukai : lemah, pekerjaannya lambat, malas, tidak percaya diri, melawan wewenang dia, omongannya bertele-tele, tidak setia, lebih suka mandiri, tidak bekerja dengan cara dia.


Mmhh.. Overall, hampir 85% sih cocok sama gueee. Hehehehe

Dan gue langsung ke arah minat yaaa.

Arah Minat :
1. Musik <= cocoooooooook bangeeeeeet! =))
2. Sastra <= yaaa boleh lah yaa.Gue sempet mau ambil Sastra Inggris sih. Hehe
3. Designer<= WTH. Jelas-jelas gue kagak kreatip. Kagak bisa gambar. Gimane mau jadi designeeeer? Hahahah


Dan diatas semuanyaaa, yang membuat gue ngakak adalah : nilai Pengedalian terhadap Zat Adiktif dan Pengendalian Penyimpangan Sex adalah KURANG SEKALI. YEP. KURANG SEKALI, saudara-saudara. Sebejat itukah sayaaa? Wong alim begini, kok. Hahahaha.

Nah, itulah hasilnya. Entah ini baik atau buruk. Tapi yang pasti, gue jadi bisa introspeksi diri, lah. Dan berusaha memperbaiki diri untuk menjadi orang yang lebih baik! Hoho

OH IYA! PENGUMUMAN PMDK UI TANGGAL 16 JANUARI 2010! Deg-degaaaaaaan! Doakan aku ya, Guuuuuuyssss! Pliiiss... I really need it soooo badly. Hehehehehe

Wednesday, January 6, 2010

Desa Sawarna, Bayah

Heeeey! It's 2010 already! HAPPY NEW YEAR, AAAAALLLLLL! Today is 7th and this is the first post in this year. Hmm. Hhahaha. Okay, Back to the topic. Sawarna!

Ada apa dengan Desa Sawarna? Ada anak-anak SMAN 12 jurusan IPS disana! Haha. Yep, kita semua pergi kesana untuk penelitian. Dan ini kerjaan Ibu Sri Doso Anggoro Manis, tentunya. At first, gue berpikir kalau penelitian ke Sawarna ini cuman menyita liburan gue doang. Gimana ngga, it was held from December 27 to 29! That was the time for me to get holidays, rite? New Year, maaaan! Rencana gue yang tadinya mau balik kampung, gagal karena penelitian itu.

Tapi setelah gue menjalaninya, overall it was such a holiday, kok! Memang sih, bakalan lebih enak kalau balik kampung. Tapiii, take the positive side, itu bisa juga kok menggantikan holiday gue. Pertama, gue ama temen-temen gue nginep di satu rumah yang untungnya pemiliknya baiiik banget. Kedua, itu tempat ternyata deket pantai jadi kita ada acara ke pantainya. Ketiga, kakak-kakak mentornya asik-asik, jadi ngga canggung atau apa. Dan masih banyak lagi. Hehe.

Kita berangkat tanggal 27 Desember. Jadwal berangkat itu sebenernya jam 7. Tapi kita baru jalan jam 8 karena nungguin si Faisal. Entah gimana caranya dia bisa terlambat. Haha. Boys.

Perjalanan ke Sawarna itu memakan waktu sekitar 7-8 jaman lah. Karna kita sampe di sana itu jam 4-an udah termasuk berhenti-berhenti makan, solat, pipis, dan lain-lain. Ternyata, untuk sampe ke Desa Sawarnanya itu, ngga bisa dengan bis besar kita. Jadi, kita harus naik Elf lagi, karena jalan ke dalamnya itu kecil, naek turun, ngga rata, dan sebagainya lah. Mmh.. Lumayan jauh juga, sih.

Sampai di sana, kita dikumpulkan di Balai Desa. Dari situ kita dibagi rumah perkelompok. Gue dapet rumah 9 bersama Niky, Fai, Meitry, Rahmi, Mei, dan Dwi. Setelah semuanya dapet rumah, masing-masing kelompok jalan menuju rumahnya dipandu oleh mentor dari desa. Well, perjalanan ke rumah ini cukup membuat gue kaget. Banyaknya parabola yang berdiri hampir di halaman setiap rumah yang gue lewati mengejutkan gue. Mengingat lokasi desa ini terpencil ya, jadi wajarlah kalo gue kaget.

Untungnya banget banget banget untung, kita dapet rumah yang bagus. Nyaman lah buat ditinggalin. Dan pemilik rumah mengungsi ke rumah ibunya. Kita manggil dia Teteh. Err.. Dan sampe sekarang gue ngga tau nama aslinya dia siapa. Hahhaa. Kita menjaga rumahnya Teteh layaknya anak kos menjaga kamarnya. Tapi sekeras apapun usaha kita, teteeep aja terlihat berantakan. Haha. Maklum lah namanya juga anak SMA. hehe

Malamnya, setelah acara makan malam, ada mentoring untuk penelitian besok. Dan kita berkumpul bersama kelompok. FYI, gue jadi KETUA. Hahahaha. Anak buah gue itu kelompok tidur gue ditambah Ano, Dindra, Bima, dan Galang. Disitu kita merancang pertanyaan-pertanyaan untuk wawancara besok. Itu selesai, ya kita balik ke rumah Teteh. Berbincang, bergosip, dan curcol sebentar, kita tidur tanpa posisi yang jelas : Niky di sofa luar. Fai, Dwi, dan Meitry gelar kasur di bawah Niky. Rahmi dan gue di dalem kamar. Dan Mei, yang paling aneh, tidurnya setengah di kamar setengah di luar. Hahaha. Cacat dah emang.

Hari kedua. Tumben-tumbenan gue bisa bangun jam SETENGAH LIMA! Itu rekor dunia! *lebay* Setelah semuanya selesai dan siap untuk penelitian, eeeh si Mei masih tidur! Jam 6 pagi dibangunin.
Gue : Mei, mandi, Mei!
Mei : Mmmmhhhh........
Gue : Mei, lo mau mandi kagaaak?
Mei : ngga aaah *tidur lagi*


Waakakakkaka. Beon bangat dah.

Akhirnya kita sarapan di Balai Desa terus melakukan penelitian. Cuman sebentar sih. Terus kumpul lagi untuk buat display. Setelah itu, abis makan siang, displaynya itu di persentasiin deh. Nah, di bagian ini anak-anak udah pada kagak konsen gara-gara udah mau buru-buru ke pantai. Jadi persentasinya asal-asal aja udah. Hahahaha.

Dan...Yep! Kita ke pantai! Ternyata harus jalan duluu. Dan itu kalo ngga salah sekitar 1,5 Km apa kalo ngga salah. -.-
Mau ngga mau, kita jalan. Gue jalan bareng Ka Fina, Ka Uchan, Niky, dan Fai. Perjalanan yang cukup panjang, namun cukup unik karna harus melewati jembatan gantung dulu. Asik banget! Terus kita harus jalan sedikit lagi dan... Sampai di pantaaai! Ngga ada orang lain kecuali rombongan 12! Well, ada sih. Tapi ngga lebih dari 10 orang. Mangstap kagak tuh.

Setelah puas maen pantai, sebelum Maghrib udah disuruh balik. Yaudah dah tuh balik. Dan karena gue dan Ka Fina itu sisa cewek di belakang, pas abis dari jembatan gantung, ditawarin naek motor. Jadilah kita naek motor bertiga. Lumayan laaaaah. Buat bikin iri orang-oraaang. Hihihihi

Kamar mandi jadi tujuan utama anak-anak di rumah gue. Berpasiiiir semua! Haha. Ngantri dah tuh mandi ampe telat makan malam. Tapi ternyata ngga ngaruh juga. Selesai makan malam, ada semacam persembahan dari masyarakat Sawarna gitu. You know what? Band dari Sawarna! Wihiiiiiiii, kereeeeen! Waakkakakakkak. Selain dari desa, dari 12 juga maju dooong. Hohohoho

Acara berlanjut sampe jam 11. Selesai, kitapun balik. Dan ternyata, Teteh tidur disitu! Ama anaknya, Stenly, yang lucu pisaaan. Hihi. Tapi mereka udah tidur. Jadi kita harus pelan-pelan, ngga enak takut ngebangunin mereka. Malam itu kita semua tidur di dalem kamar mpet-mpetan udah kayak pepes. Haha. Bilangnya pada mau begadang, eeeh taunya pada tidur juga semuanyaa. Hahahaha

Dan tibalah pagi harinya, saatnya kita berpamitan sama Teteh. Selesai packing, kita pamitan sama Teteh disertai salam tempel seadanya, kita ke Balai Desa. Ternyata, udah pada ngumpul semua disana. Selesai pembagian Elf, cabutlah kita dari Desa Sawarna.

Perjalanan pulang sangaaaatlah panjang. Kenapa? JELAS karna bis depan itu berenti mulu BELI OLEH OLEH. Omaigooot. Jelas-jelas anak-anak itu udah pada ngebet banget pengen pulang. Ini malah berentiiiii mulu kerjaannya. Buset dah. Tapi, kita lalui itu dengan enjoooooy. Sampai akhirnya bis gue sampe di Jakarta jam 7an gitu. Setelah pamitan dan berterima kasih sama mentor-mentor, gue langsung cau baliiiik! Udah dijemput juga, sih. Hehehe.

Sampe rumaaah, ganti baju, solat, dan langsung TIDUR! HAhahahaha

Satu hikmah yang gue ambil dari sini : SISA DUIT DARI BOKAP MASIH BANYAK! Hehehhe

Friday, December 18, 2009

Derita di bulan Desember

Mmhh.. Mumpung lagi mood blogging, jadi two new posts in a day! Hehehe.

Bulan Desember. Bulan terakhir. Barti udah mau pergantian tahun. Dan gue BOKEK! Betein ngga sih, giliran lagi liburan gitu, eh malah kagak punya duit. Mau kemana-mana susah, mau ngapa-ngapain ribet. Akhirnya cuman mupeng. Err, ngga juga sih. Haha. Tapi lo bayangin ajaaa, ini masih tanggal 18 September dan bahkan belum mencapai tanggal 20, duit gue tinggal 15.000. Ya, ulangi, LIMA BELAS RIBU! Entah apa yang bisa membuat gue boros kayak begitu.

Di bulan ini, kayaknya gue kagak bisa nahan napsu mau beli apa apa dah. Setiap ada mau, langsung beli. Ngok. Dan itu benar-benar merugikan gue banget nget nget. So for you, guys, don't ever spend your money for something that is not worth to buy.

Selain bokeknya gue, bulan ini i'm supposed to go to my lovely hometown. SUPPOSED TO. Tapinya kagak jadi. Gara-garanya gue ada PENELITIAN SOSIOLOGI tanggal 27-29 Desember. Nyebelin ngga? Ngambil acara akhir tahun keluarga kan kalo begitu. Udah gitu, sekolah masuk tanggal 4 Desember. KAPAN GUE LIBURANNYAAAAAAA??

Udah mumet ama pelajaran sekolah, ditambah bimbel dan les setiap hari, belum TO-TO dan tugas-tugas. Belum lagi deg-degan mau masuk PTN, UN DIMAJUIN, dsb dsb. Aarrggghhhh streeeeesss!

Well, ehem, okay, sorry kalo terlalu banyak CAPS atau bold ataupun CAPS BOLD. Itu semua hanyalah pelampiasan seorang siswa yang stres. Haha.

*dan postingan berakhir tanpa closing*

Go for PMDK HI UI !

The first post in December! And it's already the 18th. Wew. Amazing. School really makes me sooooo busy. And again, derita menjadi third graders.

Well, selama UAS di minggu pertama Desember kemarin, setiap harinya gue ngurusin PMDK UI. Setiap hari yang harusnya balik jam setengah sebelas, jadi jam tiga terus. Beuuuh, perjuangan banget dah!

Gue bersama kandidat PMDK UI lainnya-Mola, Hendra, Marsya, Dhita, Bella, Lia, Yose, Agung, dan Melin-berjuang ngurusin semua berkas-berkas yang jadi syarat-syarat untuk bisa dapet PMDK. Tapi tentunya, kita milih jurusan yang berbeda satu sama lain. Itu semua bener-bener dah berasa banget susahnya. Apalagi pas buat surat pernyataan. Udah bener-bener buat dari rumah, eeeeh taunya salah. Ya mau ngga mau harus buat lagi yang baru di sekolah.

Akhirnya dengan bermodal banyak kertas folio yang dibeli di warung depan sekolah, kita semua bertukar pikiran. Alasan apa yang kira-kira cocok untuk masing-masing jurusan.

FYI, untuk PMDK HI UI ini gue bener-bener berjuang banget! Sampe-sampe gue ambil TOEFL test TANPA PERSIAPAN! Gimana mau siap, orang dikasih tau nya sehari sebelum deadline. Paraaah. Tapi alhamdulillaah banget gue dapet nilai yang cukup tinggi, 526!

Ditambah lagi, gue membuat surat pernyataannya itu bilingual, alias dalam dua bahasa, bahasa inggris dan Indonesia. Alhasil, karna takut ngga bener tata bahasa gue, gue bela-belain ke ILP untuk konsultasi ama guru gue. Wew.

Dan sekaraaaang, gue beserta teman-teman seperjuangan hanya bisa berharap dan berdoa. Well, kalo gue sih harap-harap cemas. Soalnya you know lah, jurusan yang gue ambil itu passing grade nya paling tinggi. Jadi yaaaaa, begitu dah.

Pengumuman PMDK UI adalah tanggal 16 Januari. Masih lama, ya? Emang. Gue aja udah ngga sabar. Mmh, walaupun sebenernya takut, sih. Hehe. Tapi, all i can do is just praying. Hoping that i can get that chance to be in UI without taking any tests.

So guuuuyysss,, please wish me luck! Doain gue supaya gue keterima PMDK HI UI! Amin amin amin ya Allaaaah!

Saturday, November 28, 2009

Paranormal Activity

Bukan, ini bukan review film Paranormal Activity. Gue belom berani sempet nonton tuh film. Ya maklum laah, orang sibuk. Haha.

Ada kejadian menarik yang berhubungan dengan film ini.

BEGINI CERITANYA. *bergaya ala KisMis*

Tadi sore—err—malam, ada cowoknya kakak gue, Hafiz, dateng ke rumah. Ngapel dia, malem minggu. Haha. Nah, gue dengan asiknya gangguin mereka tuh. Kita ngobrol-ngobrol dan akhirnya sampai ke topik film Paranormal Activity. Terus gue cerita ke mereka tentang apa yang gue pernah baca di website blitzmegaplex tentang film ini.

Menurut apa yang gue baca, Steven Spielberg menemukan kaset video di tong sampah kalo ngga salah. Nah terus dia tonton dan itu taunya adalah video dari CCTV sebuah rumah angker gitu. Nah, selesai dia nonton, dia bilang pintu kamarnya tiba-tiba terkunci dan baru bisa dibuka sampai dia memanggil tukang kunci. Setelah itu, dia baru nyuruh sutradara lain untuk menggarap film tersebut. Jadi pada intinya adalah, si Mr. Spielberg ini mengalami kejadian aneh setelah dia menonton film Paranormal Activity ini.

Nah, pas banget setelah gue cerita hal ini ke kakak gue dan cowoknya, tiba-tiba .. JLEEEPP!! MATI LAMPU—emh—LISTRIK!! Ruang tamu rumah gue gelap seketika. Dan sialnya, ngga ada lampu emergency disitu. Dengan lancarnya, gue teriak dan langsung loncat ke sebelah kakak gue. Gue pegangin tangannya biar kagak kemana-mana. Panik gila gueee. FYI, gue orangnya penakut sangat amat banget. Dan gue ngga suka tempat GELAP.

Di tengah kegelapan seperti itu—bokap gue belum keluar kamar untuk ngasih lampu—si Hafiz dengan enaknya ngomong : "Dek, tadi lo abis cerita Paranormal Activity kan? Sekarang mati lampu, Dek!" Anjrit. Tambah panik lah gue. Akhirnya, dia diomelin ama kakak gue. Haha. Emang enaaak. Belum selesai dengan itu, gue minta handphone ama kakak gue. Tapi dia ngga bawa. Dan satu-satunya yang bawa adalah si Hafiz itu. Dia nyenterin handphone nya ke gue dan nunjuk nunjuk ke belakang gue. Ya otomatis gue teriak laaah. Dan sekali lagi, dia diomelin kakak gue. Hahahahaha.

Akhirnya, bokap gue tercinta keluar kamar dengan membawa lampu emergency. Dan ruang tamu pun sedikit terang jadinya. Dan setelah beberapa lama kemudian,baru deh lampunya nyala. Alhamdulillah banget dah. Haha

Oiya, btw, gue pengen beneran loh nonton Paranormal Activity. Tapiiii, mesti rame-rame biar ngga sendirian teriaknya. Haha. Buat yang udah nonton, review, please! Hehe.

Friday, November 27, 2009

Kisah Sejati Mencari dan Menemukan Jati Diri

Judul buku     : Find Me

Pengarang        : Rosie O'Donnel

Penerjemah        : Sofia Mansoor

Desain Sampul     : eMTe

Penerbit        : PT Gramedia Pustaka Utama

Terbit            : Mei 2009

Tebal buku        : 196 halaman / 13.5 x 20 cm

Harga buku        : Rp. 30.000,-


 

    Rosie O'Donnel adalah seorang selebriti, komedian, dan pembawa acara terkenal di Amerika yang sangat sukses dan disukai banyak orang. Acara yang dibawakannya, The Rosie O'Donnel Show, telah memenangkan beberapa kali Emmy Award. Menariknya lagi, dia adalah seorang lesbian yang telah menikah dengan seorang wanita bernama Kelli Carpenter.

    Dibalik semua pekerjaannya sebagai entertainer, Rosie menyimpan banyak luka yang mendalam di masa kecilnya. Untuk menutupi semua kesedihan itu, Rosie menolong orang-orang yang membutuhkannya. Ya, dia memang suka menolong. Tapi kadang berlebihan. Keinginannya untuk menolong ini terkadang berubah menjadi suatu obsesi yang tidak terbendung.

    Tak ada kejadian yang terjadi secara kebetulan. Itulah prinsipnya. Hingga ketika ada seorang remaja berusia 14 tahun bernama Stacie meneleponnya untuk meminta bantuan karena dia diperkosapun, Rosie menganggapnya bukan kebetulan. Stacie melaporkan dirinya telah diperkosa oleh seorang pendeta muda. Terdengar aneh dan tidak masuk akal, bukan? Ya, tetapi Rosie mempercayainya. Dan dimulailah kisahnya dengan Stacie.

    Cerita-cerita aneh terus bermunculan dari Stacie semenjak pertama kali dia menelepon. Sebagian besar tidak masuk akal. Tetapi Rosie tetap meladeninya karena entah mengapa dirinya merasa satu nasib dengan Stacie. Rasa sayangnya kepada Stacie sudah berlebihan, bahkan melebihi rasa sayangnya terhadap anak adopsiannya. Walaupun sudah diperingatkan oleh kerabatnya, dia tidak menghiraukannya, dia terus berhubungan dengan Stacie, walaupun hanya lewat telepon.

    Seiring berjalannya waktu, akhirnya terungkap bahwa Stacie sebenarnya tidak ada, begitu pula semua keluarganya. Ternyata, Stacie adalah salah satu dari banyak sosok dari seorang wanita bernama Melissa Star, yang mengidap kelainan berupa kepribadian ganda. Itu semua disebabkan trauma berat yang dialami di masa kecil, sama seperti Rosie. Bedanya, Melissa hanya bisa menghadapinya dengan membelah-belah dirinya menjadi beberapa sosok, yaitu Stacie, Barb, Doug, Nancy, Kate, dan banyak sosok lainnya yang masing-masing mempunyai karakteristik sendiri.

    Find Me, sebuah buku tentang kisah hidup seorang Rosie O'Donnel yang disajikan dengan sangat baik. Bahasanya mudah dipahami karena menggunakan bahasa sehari-hari. Buku ini mirip buku diary yang biasa ditulis banyak orang, tetapi lebih menarik karena disertai banyak dialog sehingga kita dapat menikmati buku.

    Selain itu, buku yang merupakan terjemahan ini juga memberikan beberapa keterangan khusus. Misalnya pada halaman 23 paragraf pertama. Disana tertulis : "Roseann cilik, Ibu ini Twiggy atau Twiggy?" (Twiggy = model tahun 1970, terkenal karena sangat ceking;penerj). Penerjemah sengaja memberikan keterangan karena di Indonesia, tidak dikenal kosakata tersebut. Sehingga untuk memudahkan pembaca, penerjemah memberikan keterangan khusus.

    Buku Find Me ini akan menjadi lebih menarik jika alur ceritanya lebih teratur. Alur ceritanya maju-mundur, terkadang menceritakan masa lalu Rosie, lalu kembali ke masa kini, lalu kembali lagi ke masa lalu. Entah karena saya memang tidak konsentrasi saat membaca atau apa, tetapi perlu waktu beberapa hari untuk saya mengerti beberapa hal yang tersirat dalam buku. Seperti misalnya tentang ibunya Rosie. Pada awal cerita, dia menceritakan bahwa ibunya telah meninggal. Tetapi di tengah-tengah, Rosie bercerita kalau sebenarnya ternyata ibunya belum meninggal, tetapi hanya pergi ke suatu tempat yang tidak diketahuinya. Ketika pemakaman ibunya, telah disusun skenario agar Rosie kecil tidak ikut ke acara pemakaman dan sebagainya. Terus terang ini membuat saya bingung, karena tidak ada lagi penjelasannya di bab-bab selanjutnya.

    Kisah-kisah perjuangan Rosie dan Stacie alias Melissa sarat dengan inspirasi. Rosie, seorang yang sangat terkenal, tidak sungkan berteman baik dengan Melissa, seorang yang berkepribadian ganda yang mungkin dapat membahayakan diri mereka berdua. Sangat banyak pesan moral yang tersirat yang dapat kita petik untuk menjalani kehidupan. Sehingga, sangat dianjurkan kepada para pembaca untuk membeli buku ini. Ditambah lagi, harga buku ini termasuk terjangkau mengingat ini adalah buku yang bagus.

Saturday, November 21, 2009

Puisi *Pak Foy again*

Kenapa Pak Foy again? Karena sekali lagi, Pak Foy berhasil membuat gue malu di depan kelas. Mmh, ngga malu sih sebenernyaaa. Tapii, ya begitu dah pokoknyaa. Hehe

Jadi, waktu itu ada ulangan Bahasa Indonesia yang salah satu soalnya adalah MEMBUAT PUISI KARYA SENDIRI. Beuh. Gue berpikir keras untuk yang satu ini. Maklum aja, gue bukan orang yang puitis gimana gitu. Tapi kalo lebay, emang. Hahaha. Butuh waktu lama untuk gue menyelesaikan soal yang satu ini. Sampe akhirnya waktunya habis, puisi gue (untungnya) selesai.

Seminggu kemudian, Pak Foy yang baik membagikan hasil ulangan. Dan beliau membahas tentang puisi. Perlu diketahui kalau Pak Foy itu sangat jago bikin puisi. Dia pernah bilang udah buat sekitar 6000 puisi! Gileee. Tok cer bangat dah otaknya. Haha. Okay, lanjut. Pak Foy said :

"Puisi kalian bagus-bagus. Tapi masih kurang. Karena kalian masih kering, maksudnya seperti hanya bercerita disitu, ngga pake kiasan atau semacamnya. Tapi ada beberapa anak yang menurut saya dia sudah membuatnya dengan baik, yaitu yang mendapat skor 7 untuk puisi."


Yah, kira-kira seperti itu inti ucapannya. Terus Pak Foy manggil Ano, temen gue yang emang jago buat puisi. Tapi sayangnya, hari itu dia ngga masuk. Jadi, baca puisinya digantiin sama Deshinta yang kemudian akhirnya Pak Foy juga yang bacain. Haha. Puisinya Ano manteeep! Bener-bener menggunakan kiasan. Sampe sampe ada kata-kata yang gue ngga ngerti. Hehe

Selesai dengan Ano, Pak Foy membalik-balik lagi kertas ulangan anak-anak. Terus bilang :

Yak, yang selanjutnya ini memang ngga menggunakan kata-kata khusus. Tapi dia dapet gitu maknanya. Puisinya berjudul Aku, Kamu, dan Dia. Ayok silahkan dibacakan ke depan."


Beuuuh! Spontan gue langsung panik. Yep, itu judul puisi gue. Fai sama Niky langsung ngeledekin gue. Masalahnya, gue pernah bilang ke mereka kalau ngga ada yang boleh baca puisi gue. Tapi skarang gue malah suruh ngebacain ke depan. Ckckck.

Gue paling ngga bisa baca puisi. Apalagi puisi bikinan gue sendiri. Yang ada ketawa ngakak gue bacanya. Geli sendiri gitu. Haha. Gue bilang ke Pak Foy supaya ngga usah dibacain. Malu cuuuuy! Amsyong dah. Tapi akhirnya gue bacakan juga dengan terpaksa.

Mau tau puisinya kayak apa? Nih, gue post disini. *akhirnya memutuskan untuk di publish*

Aku, Kamu, dan Dia


Kamu
Yang selalu bercerita tentang dia
Yang selalu memuja-muja dia
Yang selalu mengkhawatirkan dia

Kamu
Yang tidak pernah lupa akan dia
Yang tidak akan pernah melupakan dia

Tidak pernahkah kamu memikirkan aku, perasaanku?

Aku, siapakah aku?
Hanya penghalang antara kamu dan dia
Aku, siapakah aku?
Hanya macan ompong yang iri melihat kamu dan dia

Ah, aku mengerti sekarang
Aku memang tak setangguh karang
Tak tahan aku melihat kamu dan dia
Selamat untuk kamu dan dia




BUAKKAKAKAKAKAKKA. Asli. Geli gue nulisnya. Puisi diatas itu dipenuhi kelebayan-kelebayan gue yang mencapai puncaknya. Yep! Lebay to the max! Ditambah, pengaruh kebanyakan nonton sinetron. Cinta Fitri! Hahahahhaa.

Note! Itu bukan curhatan gue loh yaaa. Itu murni kelebayan gue. Soalnya pas gue selesai bacain di kelas, anak-anak bilang itu curhatan gue. Ckckck. Keren amat ya gue ampe curhatan aja dijadiin puisi. LOLs.

Oh iya, bagi yang mau komen puisinya, ditunggu lohhh. Hehe